Pergi

Kau Pergi

Meninggalkan sejumput rasa asing yang sulit kubaca

Menyisakan tanya “apa maksudmu?”

Kini kau telah pergi

Hingga tak lagi punya daya tuk menjawab tanyaku,

Bahkan tuk sekedar mendengarnya

Jadilah aku masih setia berdiri disini

Dan terus bertanya “apa maksudmu?”

Kan ku titipkan tanyaku

pada Tuhan yang menghendaki kepergianmu

Namun tolong titipkan jua jawabmu

pada Tuhan yang kan menguatkanku.

(Fina)

 

Related Post

Cahaya Asa

Oleh: Farah Syarif Kupunguti serpih jiwa di antara reruntuhan nestapa,Kupeluk luka sebagai anugrah yang mengajarkanku…

One Comment on “Pergi”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.