Suci dan Bodoh

Seorang pernah berkata bahwa aku adalah anak yang sial hidupnya,
namun ku tak percaya.
Dentuman keras dari mereka yang suci tampaknya, mereka pikir itu
adalah cahaya.
Setia terhadap kesucian yang ada dalam budaya, namun bodohnya
mereka berpikir bahwa itu adalah upaya.

Aku tahu bahwa sebenarnya mereka mempunyai noda dalam hidupnya,
hanya saja mereka menyembunyikannya.
Kesucian itu membuat mereka menghakimi apa yang mereka rasa tidak
nyaman dan memanggil itu upaya, mereka tak paham bahwa semua
orang mempunyai kenyamanannya.
Dosa itu siapa yang melabeli seharusnya, suci dan bodohnya mereka
bercampur menjadi satu tampaknya.

Penulis: Valen Jonathan

Editor: Annisa Cardina

Related Post

The Art of Being Seen

Ada pertemuan yang datang tanpa izin. Semuanya bermula pada malam penutupan ospek yang diguyur hujan.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.